Berdasarkan Renstra UNHAS 2021-2024, Visi jangka panjang UNHAS 2030 adalah menjadi Pusat unggulan dalam pengembangan insani, ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan budaya berbasis Benua Maritim Indonesia (BMI) dengan visi strategis “Universitas Unggul dan lnovatif Berbasis Benua Maritim Indonesia.
Dalam konsep BMI, seluruh program studi memiliki kebebasan dan peluang yang sama untuk berkontribusi dalam pengembangan IPTEKSBUD. Hal ini sejalan dengan konsep benua maritim yang memiliki makna sebagai satu kesatuan alamiah antara darat, laut, dan dirgantara. Entitas ini tertata secara unik dan menampilkan ciri-ciri benua dengan karakteristik yang khas dari sudut pandang iklim dan cuaca (klimatologi dan meteorologi), keadaan airnya (oseanografi), tatanan kerak bumi (geologi), keanekaragaman hayati (biodiversity), serta tatanan sosial budayanya (antropologi). Selain sebagai kesatuan geografis, tatanan ini juga merupakan wilayah geopolitik yang berada dalam yurisdiksi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Misi strategis UNHAS periode 2020-2024 adalah:
Visi tersebut kemudian diturunkan menjadi Visi dan Misi Fakultas Teknik, yakni:
Visi strategis Fakultas Teknik Unhas periode 2020-2024 adalah: Pendidikan Tinggi Teknik berdaya saing Global berbasis Benua Maritim Indonesia.
Misi Strategis Fakultas Teknik Misi 2024 adalah:
1) Menyelenggarakan pembelajaran berkualitas untuk menghasilkan insan cendekia yang mandiri dan berdaya saing global.
2) Melakukan hilirisasi riset unggulan yang bermaslahat bagi masyarakat
3) Menyelenggarakan tata kelola Fakultas Teknik yang efektif, efisien dan berbasis digital dan ramah lingkungan.
4) Mengembangkan link and match dengan industri
Selanjutnya Visi dan Misi Fakultas Teknik 2020-2024 tersebut diinternalisasi oleh Departemen Arsitektur melalui Visinya yakni: “sebagai penyelenggara proses pembelajaran, penelitian dan pengabdian pada masyarakat di bidang arsitektur kepulauan tropis Nusantara yang profesional, unggul, dan terkemuka di kawasan Asia Tenggara“, dengan Misi, antara lain:
1) Mendidik mahasiswa menjadi calon arsitek yang faham akan profesinya yang senantiasa memelihara komitmen terhadap pengembangan Arsitektur Kepulauan Tropis Nusantara.
2) Meningkatkan kualitas lulusan yang siap berkembang menjadi anggota masyarakat intelektual yang mampu mencapai derajat ilmu pengetahuan yang setinggi-tingginya.
3) Menghasilkan lulusan yang memiliki jiwa dan potensi kemandirian.
4) Meningkatkan kualitas pendidikan sumberdaya akademik yang dimiliki; yang mencakup jumlah & kualitas penelitian, publikasi ilmiah, pelayanan pada masyarakat.
5) Meningkatkan kuantitas dan kualitas fasilitas laboratorium.
Berdasarkan uraian visi dan misi tersebut di, atas, maka rumusan visi dan misi Pendidikan Profesi Arsitek disusun sebagai turunan dari visi dan misi Universitas Hasanuddn, Fakultas Teknik, dan Departemen Arsitektur adalah:
1. Visi Prodi PPAr
Visi Pendidikan Profesi Arsitek (PPAr) adalah menjadi program studi pendidikan profesi arsitek berbasis Benua Maritim Indonesia yang profesional, dan berdaya saing global.
2. Misi Prodi PPAr
Misi Pendidikan Profesi Arsitek (PPAr) adalah menyelenggarakan pendidikan profesi arsitek dengan semangat Benua Maritim Indonesia berdasarkan level 7 Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) yang mampu melampaui pemenuhan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT) dan 13 kompetensi Arsitek.
3. Tujuan Prodi PPAr
4. Sasaran Prodi PPAr
5. Strategi Prodi PPAr
Strategi Prodi PPAr antara lain:
6. Ciri Khas Program Studi
Program Studi Pendidikan Profesi Arsitek (PPAr) Unhas didasarkan pada pola ilmiah pokok yang tertuang dalam Visi dan Misi Unhas yaitu Pusat unggulan dalam pengembangan insani, ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan budaya berbasis Benua Maritim Indonesia, yang telah diturunkan ke dalam Visi dan Misi Departemen Arsitektur yaitu Arsitektur Tropis Kepulauan Nusantara.
Arsitektur tropis kepulauan adalah arsitektur yang responsif sekaligus adaptif terhadap problematika lingkungan spesifik kepulauan beriklim tropis- lembab Nusantara sebagai satu kesatuan alamiah antara darat, laut, dan dirgantara di atasnya, yang tertata secara unik menampilkan ciri-ciri benua maritim. Lingkungan tropis-lembab memiliki karakteristik rentang tertentu yang mempengaruhi penciptaan wujud, bentuk, dan ruang arsitektur sesuai tuntutan kenyamanan pengguna, kekuatan konstruksi, keindahan penampilan, serta konservasi energi.
Program Studi Pendidikan Profesi Arsitek (PPAr) Unhas bertujuan mendidik mahasiswa sebagai calon arsitek yang memiliki pengetahuan (kognisi), keterampilan (psikomotor), dan keberpihakan (afeksi) profesional yang berkemampuan dan senantiasa berkomitmen mengembangkan Arsitektur Tropis Kepulauan.
Selanjutnya muatan khusus keilmuan Program Studi Pendidikan Profesi Arsitektur (PPAr) Unhas adalah Arsitektur Benua Maritim yang fokus ke 3 (tiga) tema sentral, yakni:
PPAr Unhas akan menjadi wadah pengembangan keprofesian untuk dapat meningkatkan kompetensi lulusan menjadi arsitek yang profesional. Adapun aspek pengembangan keprofesian meliputi:
1. Mengembangkan pengetahuan, keterampilan dan kemampuan dasar arsitek profesional, khususnya bidang benua maritim
2. Meningkatkan penguasaan arsitek pada pengetahuan dan keterampilan baru seiring kemajuan teknologi ilmu pengetahuan
3. Meningkatkan tanggung jawab arsitek pada profesinya sebagai penyedia jasa pada masyarakat
4. Menempatkan arsitek Indonesia dalam tingkat kompetensi yang diakui secara internasional.
Keahlian lulusan dicapai melalui proses pendidikan yang terstruktur dan mencakup suatu bidang ilmu/keahlian tertentu atau melalui pengalaman kerja yang harus dicapai oleh lulusan Program Pendidikan Profesi Arsitek, sehingga sebagai penciri dari program studi profil lulusan Program Studi Pendidikan Profesi Arsitek Universitas Hasanuddin adalah Arsitek yang mampu berperan dalam layanan Praktik Arsitek sebagai:
1. Penyusun Studi Awal Arsitektur
2. Perancang Bangunan Gedung dan Lingkungannya
3. Perencana Pelestarian Bangunan Gedung dan Lingkungannya
4. Perancang Tata Bangunan dan Lingkungannya
5. Penyusun Dokumen Perencanaan Teknis
6. Pengawas Aspek Arsitektur
7. Manajer Proyek Bangunan Gedung