The following are the Learning Outcomes of Architect Professional Education which are described from graduate profiles and targeted competencies sourced from SN-DIKTI (Permendikbud No. 3 of 2020), and 13 Architect Competencies by the Indonesian Architects Association (IAI) and Union Internationale des Architectes (UIA) policies.
Table 2 PPAr Learning Outcomes
Code | LEARNING OUTCOMES | REFERENCE SOURCES |
ATTITUDE | ||
S1 | Devoted to God Almighty and able to show a religious attitude | Annex to Permendikbud Number 3 of 2020 concerning National Higher Education Standards |
S2 | Uphold human values in carrying out duties based on Religious, Moral and Ethical | |
S3 | Contribute to improving the quality of life in society, nation, state, and civilization based on Pancasila | |
S4 | Playing the role of a proud citizen and love the motherland, having | |
Kode | CAPAIAN PEMBELAJARAN | SUMBER ACUAN | |
nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada negara dan bangsa | |||
S5 | Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain | ||
S6 | Bekerjasama dan memiliki kepekaan | ||
sosial serta kepedulian terhadap | |||
masyarakat dan lingkungan | |||
S7 | Taat hukum dan disiplin dalam | ||
kehidupan bermasyarakat dan | |||
bernegara | |||
S8 | Menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik | ||
S9 | Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri | ||
S10 | Menginternalisasi semangat | ||
kemandirian, kejuangan, dan | |||
kewirausahaan | |||
S11 | Memiliki sikap etis dan estetis, | ||
komunikatif, adaptif, dan apresiatif | |||
PENGETAHUAN | |||
P1 | Menguasai konsep arsitektur, | Kebijakan UIA dan IAI | |
perancangan arsitektur, estetika, sistem struktur, utilitas bangunan, rancangan | |||
tapak, adaptabilitas terhadap | |||
lingkungan, keamanan dan keselamatan bangunan; serta aspek sosial budaya dan pelestarian bangunan; | |||
P2 | Mengetahui prinsip manajemen proyek, teknik dan proses konstruksi, penyusunan dokumen rancangan, dan peraturan bangunan dan perkotaan; | ||
P3 | Menguasai etika profesi sesuai Kode Etik Profesi Arsitek Ikatan Arsitek Indonesia; | ||
P4 | Menguasai berbagai variasi teknik | ||
presentasi rancangan arsitektur dan | |||
prinsip teknis gambar pengembangan rancangan. | |||
KETERAMPILAN UMUM | |||
KU1 | Mampu bekerja di bidang perancangan arsitektur dan memiliki kompetensi kerja sesuai kompetensi Arsitek dari Ikatan Arsitek Indonesia dengan kedalaman spesifik; | Lampiran Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi | |
Instrumen Pemenuhan Syarat Minimum Akreditasi Program Studi – Pendidikan
Kode | CAPAIAN PEMBELAJARAN | SUMBER ACUAN |
KU2 | Mampu membuat keputusan yang | |
mandiri dalam menjalankan pekerjaan profesi Arsitek berdasarkan pemikiran logis, kritis, dan kreatif; | ||
KU3 | Mampu menyusun dan bertanggung | |
jawab atas laporan karya desain di bidang Arsitektur berdasarkan kaidah rancangan, prosedur baku, dan kode etik profesi Ikatan Arsitek Indonesia yang dapat diakses oleh masyarakat akademik dan profesional; | ||
KU4 | Mampu mengkomunikasikan pemikiran atas karya desain yang bermanfaat bagi | |
pengembangan profesi Arsitek dan | ||
kewirausahaan, yang dapat | ||
dipertanggungjawabkan secara ilmiah | ||
kepada masyarakat terutama | ||
masyarakat profesi Arsitek; | ||
KU5 | Mampu melakukan evaluasi secara kritis terhadap hasil kerja dan keputusan yang | |
dibuat dalam melaksanakan | ||
pekerjaannya oleh dirinya sendiri dan oleh sejawat; | ||
KU6 | Mampu bekerja sama, mengembangkan jaringan dan memimpin suatu tim kerja | |
untuk memecahkan masalah pada | ||
bidang profesinya; | ||
KU7 | Mampu meningkatkan keahlian | |
keprofesiannya pada bidang yang | ||
khusus melalui pelatihan dan | ||
pengalaman kerja dan secara mandiri; | ||
KU8 | Mampu mendokumentasikan, | |
menyimpan, mengamankan, dan | ||
menemukan kembali data dan informasi untuk keperluan pengembangan hasil kerja profesinya; | ||
KU9 | Mampu mengembangkan dan | |
memelihara jaringan kerja dengan | ||
masyarakat profesi dan kliennya serta | ||
berkontribusi pada upaya peningkatan mutu profesi. | ||
KETERAMPILAN KHUSUS | ||
KK1 | Mampu merancang karya arsitektur | Kebijakan UIA dan IAI |
secara mandiri dan kelompok yang | ||
memenuhi kaidah dan syarat | ||
keterbangunan, sesuai dengan | ||
kebutuhan pengguna dan klien, | ||
merupakan penyelesaian masalah | ||
Instrumen Pemenuhan Syarat Minimum Akreditasi Program Studi – Pendidikan
Kode | CAPAIAN PEMBELAJARAN | SUMBER ACUAN |
arsitektur yang nyata dan kontekstual, | ||
serta bertujuan untuk meningkatkan | ||
mutu lingkungan. | ||
KK2 | Mampu menyusun dokumen rancangan | |
bangunan sesuai dengan standar | ||
pelaksanaan pembangunan. | ||
KK3 | Mampu membuat keputusan | |
perancangan berdasarkan | ||
pertimbangan keilmuan arsitektur dan | ||
keterlaksanaan pembangunan. | ||
KK4 | Mampu mengenal peran dalam | |
bekerjasama dengan klien dan dengan | ||
disiplin lain yang terkait dalam proses | ||
perancangan, pelaksanaan, dan | ||
pengawasan proyek arsitektur, sesuai | ||
Kode Etik Arsitek Ikatan Arsitek | ||
Indonesia. |